Motor Hybrid itu, Kira-kira Berapa Harganya?

Agaknya masih menggelitik pikiran saya setelah kemarin menulis kemungkinan sebuah motor sekuter hybrid. Harganya, kira-kira berapa? Tentu saja sebelum kita membicarakan harga, pertama-tama kita lihat dulu apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudukan itu.

Baterai

Baterai tentu jadi hal yang utama untuk sebuah kendaraan hybrid. Sudah pasti menggunakan baterai Lithium untuk memperoleh kepadatan energi maksimal. Lalu, yang kita butuhkan berapa banyak? Menurut saya 500 watt jam atau 0,5 kwh cukup. Tenaga baterai tentu harus bisa digunakan untuk memutar motor listrik 3kw, harus pakai baterai high-discharge. Eng, kayaknya saya perlu bikin kamus untuk blog saya, ya? 😀 Intinya enggak semua baterai bisa diambil dayanya sebesar mungkin, baterai mempunyai rating discharge sendiri, ada yang namanya C rating, atau rating kemampuan baterai diambil dayanya. Semakin besar C-ratingnya semakin besar dan cepat energi yang dapat diambil dari baterai. Karena kita menggunakan baterai 500wh sementara menggunakan motor listrik 3kw, maka setidaknya kita butuh baterai dengan C-rating 6C atau lebih. Baterai dengan kapasitas 5 watt jam (watt hour) atau wh artinya menyimpan energi 500watt yang dapat digunakan selama 1 jam. Tapi karena menggunakan motor listrik 3kw, artinya (0,5 kwh x 60menit)/3kw jadi 10 menit. Baterai hanya akan bertahan untuk menjalankan motor listrik selama 10 menit sebesar 3kw tanpa pengisian ulang.

Toyota Prius

Sayangnya enggak bener-bener 10 menit lho, karena baterai juga dipakai untuk lampu, display, dll, jadi akan kurang dari 10 menit. Tapi jangan lupa, kita juga akan benamkan teknologi regenerative breaking untuk meningkatkan jarak jelajah hanya dengan baterai. Dan ketika baterai sudah habis, saatnya mesin bensin mengambil alih melakuikan perpaduan pengisian daya. Saya sih memperkirakan ada jarak 20km untuk menggunakan mesin listrik saja. Jadi kalau komuter ke kantornya hanya 20km, bisa hanya menggunakan baterai saja. Kalau tanpa charge di rumah juga bisa tetap hemat bahan bakar layaknya Toyota Prius dengan hybrid synergydrive, mobil dengan 100kw power bisa 25km/liter kan luar biasa 🙂 Vario 125 dengan micro hybrid aja bisa 50km/l, kalo pake regenerative breaking bisa berapa ya? 60? atau 65 mungkin. Tangki 5 liter 50km/liter 250km satu kali isi. 65km/liter tangki 5 liter, 325 km… woooo

Teknologi lithium membuat ukuran baterai 500 wh ini tidak terlalu besar. setara dengan 3 liter tangki bahan bakar, atau 3 kali besar aki honda PCX. Pilihanya, bisa memperbesar ruang aki, karena kita enggak akan menggunakan baterai lain, mengurangi tangki bahan bakar, ah, saya suka tangki bahan bakar besar untuk jarak jelajah yang jauh, atau mengorbankan bagasi. Untuk saya, pilihan terakhir cukup baik. Kalau berkaca pada PCX yang punya 25 liter bagasi, masih ada 20 liter lagi kalau 5 liternya digunakan sebagai tempat baterai. Ditempatkan agak kebawah untuk menggeser pusat gravitasi, tentunya tidak terlalu merubah dimensi motor-nya.

Harga baterai kendaraan listrik saat ini katanya 200 USD setiap 1kwh. Artinya harga baterai yang kita butuhkan sekitar 100 USD atau sekitar 1,4 jutaan. Tapi kalau dihitung setiap sel, harganya menjadi Rp 6.989.748 menggunakan baterai panasonik high drain, dibulatkan jadi Rp. 7jt. Tapi, tentunya ada pertimbangan lain untuk harga baterai ini. Untuk purwarupa pasti memerlukan 7jt, tapi untuk produksi masal, bisa kerjasama dengan produsen baterai jadi harganya bisa lebih murah, mendekati 1,5jt.

Mesin Listrik

Efisiensi mesin listrik juga sangat menentukan seberapa efisien motor hybrid-nya dan seberapa jauh motor dapat digunakan tanpa bensin. Untuk itu perlu penelitian lebih lanjut mengenai motor listrik ini. Bisa saja kita pakai motor listrik sederhana yang efisiensinya 70%, tapi ya jarak yang dari tadi kita sebutkan itu hanya berlaku 70%nya. Membangun satu kesatuan sebuah kendaraan listrik atau hybrid itu tentunya enggak mudah, tapi meneliti motor listrik dan baterai juga perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi.

Mesin listrik yang digunakan mungkin akan seperti milik Honda (lagi-lagi honda) dengan ACG-Starter-nya, hanya saja powernya lebih besar dan dikendalikan komputer. Untuk harganya, kata internet sih sekitar 1,8 juta, tapi karena mesin listrik yang akan digunakan di kendaraan hybrid ini lebih besar, saya browsing-browsing kira-kira harga motor listrik ini sekitar 7-12jt. Untuk itu kita ambil tengahnya 10jt. Lagi-lagi, ini harga untuk purwarupa, kalau untuk produksi masal tentunya beda lagi. Kemungkinan harga akan turun, terutama kan beli dari vendor dan dalam jumlah banyak, jadi banyak harga yang akan terpotong. Mungkin harganya jadi sekitar 4 jutaan kali ya (ini nebak banget sih).

Komputer

Rangkaian kabel, komputer dan perangkat lainya ini juga penting. Update perangkat lunak juga penting untuk sebuah kendaraan hybrid, tidak kalah penting dengan upgrade perangkat keras (motor hybrid-nya). Bisa jadi dengan algoritma yang lebih baik, efisiensi lebih tinggi dapat dicapai. Untuk pusat kendalinya, mungkin kita perlu smartphone seharga 3jt dibenamkan di motor hybrid-nya. Tentunya setelah masuk produksi masal 3 juta ini sudah termasuk kabel-kabel, servo, atau perangkat lain yang dibutuhkan di seluruh kendaraan.

Lain-lain

Ada kopling ganda elektronik yang belum di riset yang belum masuk di perhitungan. Juga perlengkapan tambahan lain. Jadi saya masukan angka 1jt di sini untuk hal-hal tersebut.

Total Biaya

Nah, sekarang kita padu-padankan biaya yang sudah diuraikan di atas. Untuk purwarupanya, atau kalau mau membuat satuan, setidaknya kita butuh 21 juta + harga motor umumnya. Jadi kalau harga PCX lokal 27 jt, perlu tambahan 21 juta untuk mengubahnya jadi plugin hybrid. Harganya jadi 48 jtan :O

Nah, kalo untuk produksi masalnya, perlu 9,5jtan lagi diluar harga awal kendaraanya. Oh iya, ini belum termasuk pengurangan ruang bakar ya, jadi bisa lebih murah lagi, toh harga 125cc dan 150cc kan bisa agak jauh tuh 😀 Tapi ini belum ditambah sistem pendingan baterai dan motor listrik 🙁 yah, jadi 37 juta lah harga produksi masal dari kendaraan hybrid. Nantinya tergantung kepiawaian dari produsen, seberapa besar mereka bisa menekan harga. Jadi dalam prediksi saya, untuk kendaraan listrik kelas 11kw ini harganya sekitar 35-40jt-an. Dan ini memungkinkan kok untuk dibuat dan dipasarkan. Dan nilai lebihnya selain irit, ada banyak. Kalo cuma dipake ke pasar malah ga perlu isi bensin kan 🙂

Perpaduan 8kw-3kw ini bisa dirubah-rubah lho. Bahkan bisa sampai 6kw-5kw, artinya bisa pake mesin Honda Beat dipadukan dengan mesin Gesits. Tapi ya porsi bensin-baterainya juga perlu di revisi. Tapi karena membutuhkan banyak perangkat yang dibenamkan di motor hybrid, tetap harus maxi scooter kelas-nya. 🙂

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *