Mudik dengan Suzuki GSXR150

Assalamualaikum warohmatullah wa barokatu
Selamat gini hari, salam sejahtera untuk kita semua.

Walaupun telat karena kesibukan lebaran, untuk segenap pembaca setia atau yang singgah dari mesin pencari, saya ucapkan Mohon Maaf Lahir Batin. 😀

Kali ini saya mau cerita tentang penggunaan sport fairing Suzuki GSXR150. Singkat kata, rasanya uenak. 😀 Khususnya karena jalanan yang saya lewatin agak lengang.

Mudik saya dibagi dua, dari jakarta ke Indramayu dan dari Indramayu ke Prambanan. Lalu berikutnya dari Prambanan ke Kebumen, kemudian kebumen ke Indramayu. Dari Indramayu saya pake mobil kembali ke pinggiran kabupaten Bogor. Berikut tiga peta yang saya lalui.

Peta Mudik Bogor-Jakarta-Indramayu

Peta Mudik Indramayu – Prambanan

Seperti yang terlihat dari gambar, secara garis besar itulah jalan yang saya gunakan… walaupun ada beberapa ‘glitch’ pada peta karena gps beberapa kali offline. Perjalanan Bogor-Jakarta saya mulai pada pukul 1 malam (pada gambar paling atas terlihat rute yang saya gunakan dari Bogor. Dari Bogor, pulang ke rumah, kemudian dilanjutkan ke Indramayu. Jalanan masih cukup ramai waktu itu, walaupun sudah cukup malam, sekitar pukul 8 malam. Semakin ke kota, ternyata makin padat! Sudah hampir putus asa waktu itu. Naik motor sport, muacet, duh pegel banget pasti…

Istirahat sebentar sekitar cikarang

Tapi… Terbayar setelah istirahat sebentar di Sekitar Cikarang (kalo ga salah). Sambil latihan bikin foto, minum-minum, lanjut jalan, ternyata jalanan ramai lancar. Walaupun malam, cukup terang karena lampu kendaraan lain dan cukup lancar untuk explore RPM 9000 nya GSX 😀 rasanya bikin semangat 🙂

Walau dibilang RPM 9K, tapi gigi paling 3-4, lumayan bikin boros, tapi rasanya itu tak tertandingi. Borosnya terbayar dengan sensasi raungan mesinya yang mirip moto3, karena sama-sama stroke pendek, sama-sama satu silinder dan sama-sama meraung di RPM tinggi. (Pengalaman dari game motogp17).

Semakin ke barat semakin kosong, dan rasanya semakin asik puntir gas ke RPM tinggi. Puncaknya, lingkar luar karawang. Jalanan cukup halus dan cukup kosong walau sedikit ada kendaraan lain, puntir-puntir gas di sini sampai gigi 5 sempet di temenin sama CBR, V-Ixion, dan 150 cc yang lain. Sempet ketemu ninja juga, juga tentunya ada GSX lain yang lagi mudik 🙂

Masih terasa asik mudik pake motor, walaupun agak sepi karena Istri ga bisa ikut. 🙁 Mungkin kalo bayi-bayi sudah cukup umur, saatnya ganti V-Strom 250 dan mudik bareng istri lagi 😀

Kuncinya mudik dengan sport fairing adalah disiplin istirahat. Dalam 2 jam itu saya bisa se capek-capek-nya naik motor, kecepatan tinggi, high reving, hard breaking, tapi setelah itu wajib istirahat walau cuma 15 menit. Kalo mengendarainya bener, capeknya akan hilang dalam 15 menit, bahkan kalo sudah masuk 45 menit ada rasa pengen jalan lagi ah, penasaran sama rev mesinya lagi :D.

Eh, ini sport fairing pertama saya, jadi bisa jadi kalo ini cuma terjadi di GSXR150, tapi mudah-mudahan yang lain juga begitu.

Istirahat berikutnya di sekitaran Cikampek.

Istirahat Cikampek

Istirahat di cikampek ini agak lama juga, sempet ngobrol-ngobrol sama pemudik lain. Enaknya mudik itu, kita rasanya punya saudara yang buanyak banget di jalan. Istirahat sebentar, ditanya ‘mudiknya mana dik?’ (dik, berasa masih muda), dan ngobrol kayak udah kenal lama. Asik deh pokoknya.

Di sekitar jam 2 sampe sini, dan suasananya, seperti gambar di atas, rame! Jalan juga tetep ramai walaupun hampir jam 3 pagi.

Kaya masih sore

Alfamart ini memang buka 24 jam seperti biasa, tapi biasanya gak se-ramai ini. bahkan beberapa menit setelah saya berhenti, yang datang makin ramai. Jalanan juga enggak kelihatan mau sepi, kaya sungai yang airnya gak habis-habis, arus pemudik ini gak ada sepinya selama beberapa menit saya istirahat di sini.

Sampai jam 5 pagi saya di Indramayu, rasanya kaya jam 9 malem perjalanan biasa saya ke Indramayu dari bogor.

Jalanan Ramai…

Ternyata udah panjang ya walaupun baru cerita Bogor Indramayu, Cerita lainya disambung nanti ya. 😀

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *