Upgrade performa GSXR-150 (teori)

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatu

Selamat gini hari, salam sejahtera untuk kita semua.

Kali ini saya mau coba bahas potensi GSXR150. Walaupun saya sendiri gak berani dan gak bisa nyoba karena keterbatasan dana, tapi setidaknya menuru perhitunganya bener. Oh iya, saya dapet kalkulator perhitungan power ini dari motogokil.com. Dulu pernah coba bikin, tapi baru seperempat nyerah, jadi minta sama om motogokil.com ๐Ÿ˜€

Sebelumnya saya bahas dulu tentang evolusi mesin 4 tak performa tinggi Suzuki. Diawali dengan FXR150 sebagai legenda yang pertama menggunakan swing arm almu (bener kan ya?) dan yang pertama mengusung speedometer full digital saat yang lain masih analog. Dibekali dengan mesin overbore dengan bore cukup besar mencapai 62 mm dan stroke cukup pendek, 48.8 mm. Kelebihanya? Mesin ini masuk di keepatan piston kritisnya pada 12500 rpm pada 20,3 m/s atau melebihi kecepatan kritis piston umumnya pada 13000 rpm setara dengan 21,96 m/s. Untuk kecepatan piston, silahkan merujuk ke motogokil.com, ya. Udah di bahas di sana.

Dengan pendinginan yang sangat rumit dan merupakan keunggulan mesin FXR, hanya menggunakan radiator oli, tapi cukup mendinginkan mesin, membuat mesin FXR lebih ringan dari mesin sejenis. Tidak perlu bobot tambahan cairan pendingin dan radiator. Bobot keringnya saja hanya 118 kg dengan jurus meringankan tubuh FXR, tapi tetap kuat, sampai sekarang masih ada yang berkeliaran di jalan dengan elegan J

Dari mesin ini kemudian lahir Suzuki satria, tentunya dengan pengurangan yang cukup besar. Kalau tidak salah sekitar 4 dayakuda yang hilang waktu itu, menurut saya sih untuk meningkatkan keselamatan pengendara karena menggunakan sasis yang berbeda, baik desain maupun material. Saya tidak membahas mesin ini ya, bisa jadi mesinya sama dengan fxr, hanya ada pembatasan luapan tenaga. Caranya banyak dan mudah, membatasi volumetric efisiens, menurunkan rpm saat power puncak dengan meningkatkan pembatasan CDI, menghitung ulang rasio udara-bahan bakar dengan penggantian karburator yang lebih cocok, dll dst dsb.

Nah, setelah lama merajai jalanan, mesin 150 cc satria ini akhirnya diberi sentuhan baru, injeksi dan penambahan tenaga serta radiator. Tapi sebelum itu, Suzuki terbukti meriset sasis terlebih dahulu. Sasis Satria FI berbeda bukan dengan satria sebelumnya? Tentunya agar sesuai dengan tenaga dari mesin baru ini.

Walaupun penambahan tenaga juga mempengaruhi bobot yang meningkat karena penggunaan radiator yang saya rasa cukup besar untuk mesin 150 cc_ bahkan lebih besar dari radiator RC200, kan?_ tenaga yang meningkat tentunya lebih besar dari bobot yang bertambah. Hebatnya, bobot mesin ini tidak banyak merubah bobot motor keseluruhan.

Dari sasis yang serupa, lahirlah GSXR150 dan GSXS150 yang power-nya sedikit lebih besar dari Suzuki Satria. Nah, melihat mesin 150cc ini punya DNA selaras yang terpendam dari FXR150, tentunya membuka peluang besar untuk upgrade pada mesin GSX.

Nah, saya browsing beberapa spesifikasi FXR, ada yang bilang power puncak pada 12500 ada yang bilang 13000 ada yang bilang 10000, tapi saya simpulkan mungkin ada di 12500 karena pada rpm ini piston speed ada di 20,3 m/s, dan pada speedometer FXR ada tanda merah pada rpm ini, jadi anggap saja ada di sekitar sini.

Lalu dari data yang ada, saya perkirakan seperti inilah kondisi mesinya:

FXR150ย Nb:masih perlu banyak belajar untuk mengira-ngira kondisi mesin.

Sementara itu, untuk kondisi GSXR150 seperti di bawah ini:

GSXR150ย Nb: untuk dalam ps sepertinya kurang 0,01, ada yang terlewat, tapi lanjut aja, ya :p

Dari dua table di atas, terlihat bahwa pada FXR, kecepatan piston cukup tinggi, sekitar 20 m/s lebih, tapi efisiensi volumetriknya cukup rendah sehingga rasio kompresinya juga rendah. Walaupun tertera 10,7 tapi setelah diperhitungkan dengan VE maka kompresinya jadi sekitar 8,7 masih cukup untuk premium kan? Mengingat di tahun itu kualitas bahan bakar tidak sebagus sekarng, kompresi ini sudah cukup tinggi, kan?

Nah, bagaimana kalau kita naikan parameter dari GXR agar setidaknya sama dengan FXR, misalnya menaikan power puncak dari 10500 ke 12500. Apakah aman? Dengan system pendinginan mesin yang baru saya rasa aman, karena mesin ini adalah peningkatan dari mesin satria, bukan? Mesin satria masih identic dengan FXR, kan? Nah, kalau dinaikan dari 10500 ke 12500 dengan mengganti ECU/update maka begini kondisi perhitungan mesinya:

Naikan RPM

Sudah naik 3 hp, ya?

Setelah itu kita bisa naikan efisiensi folumetriknya. Nah, ini saya belum pernah lihat bagian dalam filter, seberapa panjang intake runnernya. Bisa dipotong, disesaikan dengan perhitungan panjang intake runner agar volumetric efisiensinya bisa mencapai 90%. Kenapa 90%? Pada 90 persen, rasio kompresinya ada pada 10,5, jadi masih bisa pake V-Power ๐Ÿ˜› danโ€ฆ power sudah mencapai 25 ps, setara dengan CBR250 single silinder lawas. Nah, ada yang mau coba? ๐Ÿ˜›

Sekali lagi, makasih motogokil.com untuk kalkulator powernya ๐Ÿ˜€

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *